View project Read more
 
(Kumite JKA)
Dalam mempelajari karate, biasanya kumite (arti harfiahnya 'pertemuan tangan') dilakukan setelah karateka mempelajari kihon dan kata lebih lama, bahkan ada yang baru memulai kumite ketika sabuk biru. Meski demikian, secara umum kumite sekarang ini sudah diajarkan semenjak sabuk putih.
Read More »
0 Comments

(Sensei Tanzadeh, Shitoryu)
Kihon merupakan gerakan-gerakan teknik dasar karate yang meliputi tangkisan, pukulan, tendangan, bantingan, dan juga teknik kuncian. Kihon ini dipelajari sejak karateka memulai latihan karate. Biasanya kihon dipelajari mulai dari tangkisan sampai kuncian dengan tingkat yang berbeda. Kihon ini menentukan terhadap gerakan-gerakan yang dipelajari berikutnya di dalam kata atau kumite.
Read More »
0 Comments
“To search for the old is to understand the new.
The old.
The new.
This is a matter of time.
In all things man must have a clear mind.
The way:
Who will pass it on straight and well?”
(Master Gichin Funakoshi, Pendiri aliran karate Shotokan, 1868-1957)

Puisi karya Gichin Funakoshi ini tepat seolah ingin mengabarkan bahwa memahami yang ada hari ini tidak bisa sekedar meraba, tapi mencari dari bentuk yang lama, dan diharapkan tercapai pemahaman yang utuh berdasarkan pada pikiran yang jernih dan tidak berpretensi.
Read More »
0 Comments
Dalam pertandingan kumite, unsur penilaian dipengaruhi dua hal yaitu nilai dan pelanggaran. Dalam kumite, durasi pertandingan dibatasi selama tiga menit untuk putera dan dua menit untuk puteri (senior). Untuk memperebutkan medali waktu empat menit untuk putera dan tiga menit untuk puteri (senior). Di kelas Under-21, waktu yang dipergunakan adalah 3 menit untuk putera dan dua menit untuk puteri, dan tidak ada tambahan waktu. Jadi Wasit dan Juri langsung memberikan nilai melalui mekanisme Hantei. Di kelas kadet dan junior waktu dibatasi selama dua menit, baik babak penyisihan sampai perebutan medali. Di kategori ini pun tidak ada tambahan waktu.
Read More »
23 Comments
Akhir-akhir ini, perkembangan karate semakin dinamis. Dalam beberapa pertandingan karate, sudah ada pertandingan Kata eksibisi yakni Kata bentuk bebas (Kata freeform) yang berbeda dengan bentuk Kata tradisional. Meski cakupnya masih di wilayah Eropa, namun ini penting untuk kita simak.
Read More »
5 Comments
Dalam sebuah pertandingan versi WKF (World Karate Federation), setiap peserta diharapkan untuk menampilkan Kata wajib (shitei) dan Kata bebas (tokui) berdasarkan aliran yang disetujui oleh WKF yaitu Shotokan, Shito Ryu, Wado Ryu, dan Goju Ryu dengan kriteria yang tetap. Dalam bermain Kata, dibagi menjadi dua sistem pertandingan yaitu kategori perorangan dan kategori beregu yang terbagi dalam beberapa kelas dan gender. Dalam beregu terdapat tiga orang karateka yang menjadi kontestan selama pertandingan berjalan.
Read More »
4 Comments
Bagi praktisi karate, Kata adalah materi penting yang harus dikuasai bagi seorang karateka. Dalam tradisi karate, Kata dipelajari ketika kihon sudah terbentuk dan dipahami oleh karateka/ kohai. Dengan mempelajari Kata, kihon akan turut terdorong menjadi lebih baik. Selain dituntut memahami Kata, dalam Kata juga banyak tersimpan berbagai hal. Banyak para penulis karate mengungkapkan kembali filosofi Master Gichin Funakoshi, yang mengatakan bahwa Kata adalah Karate dan Karate adalah Kata. Bangunan persepsi ini membentuk satu karakter karateka yang memungkinkan semakin memahami Kata, maka karateka akan semakin memahami karate.
Read More »
4 Comments