Patriot Olahraga
Cipt.Melky Goeslaw dan Ichbal Assegaf

Kami..kami..kami..kami
Kami..kami..kami..kami

Kami Patriot
Kami Patriot
Kami ini Patriot Olahraga
Mengabdi Berkarya untuk Nusa Bangsa
Dalam Meraih Cita-cita

Kami Patriot
Kami Patriot
Kami ini Patriot Olahraga
Gigih dalam Berjuang di Medan Laga
Berbakti untuk Indonesia

Kesetiaan adalah Kebanggaanku
Disiplin Satu-satunya Nafasku
Demi Jayanya Sang Merah Putih
Kehormatan adalah Segalanya

Gemertak Tulang Mendidih Darahku
Semangat Berapi Membakar Batinku
Tuhan adalah Kekuatanku
Setiap Kuhadapi Lawanku

Kami Patriot
Kami Patriot
Kami ini Patriot Olahraga
Biar Mata Dunia Memandang Indonesia
Kita Dahsyat dan Perkasa
Biar Mata Dunia Memandang Indonesia
Kita Dahsyat dan Perkasa
Kami Patriot!
Mars INKAI
Ciptaan: Utut A. dan Zulhendar
Institut Karatedo Indonesia, Inkai!
Dengan Sabuknya Melingkari Dunia
Berukir Merah Putih
Lambang Sikap Berani
Namun Tetap Hati Bersih

Melatih Beladiri Para Putra Putri
Membentuk Pribadi Luhur dan Jujur
Menjaga Sopan Santun
Sportivitas dijunjung
Di Arena Siap tarung

Reff:
Berlatih Tanpa Henti
Meraih Prestasi
Dengan Tekad Suci
Harumkan Nama Bangsa
Ke Seluruh Negeri
Persembahan Untuk Ibu Pertiwi
Institut Karate-Do Indonesia, Inkai!
Dengan Sabuknya Melingkari Dunia
Walau Badai Menghadang
Dengan Semangat Bushi-Do
Inkai Pasti Tetap Jaya
Inkai Pasti Tetap Jaya!
 
*** 
Untuk mendapatkan Mars INKAI FORKI dari mp3, silakan klik di sini.
 
Sumber dari: INKAI CIANJUR

Mars FORKI
Cipt: Ny. Ella Siswanto
Olahraga Beladiri
Karateka Indonesia
Berani Jujur dan Suci
Bulatkan Tekad Menempa Diri
Menjadi Atlet Sejati
Dengan Tekad yang Membaja
Semangat Jiwa Ksatria
Mengabdi Pada Pertiwi
Berdasarkan Pancasila
Bersatu di Dalam FORKI
Satukan Jiwa dan Semangatmu
Mantapkan Disiplin Pribadimu
Jadilah yang Terbaik
Karateka Bersatu
Prestasi Persembahanku...

Selanjutnya, apabila pembaca mau mendapatkan Mars FORKI dalam bentuk mp3, klik di sini. Osu.

Sumber dari: INKAI CIANJUR

  1. The mind is one with heaven and earth
  2. The circulatory ryhtm of the body is similar to the cycle of the sun and the moon
  3. The way of inhaling and exhaling is hardness and softness
  4. Act is accordance with time and change
  5. Techniques will occur in the absence of consciuous thought
  6. The feet must advanced and retreat, separate, and meet
  7. The eyes do not miss even the slightest change
  8. The ears listen well in all directions

Blog Kindo from Bubishi
Pemimpin yang sesungguhnya memahami bahwa tindakan mereka harus ditentukan oleh integritasnya. Untuk menarik pengikut, lakukan ketulusan dan hargai komitmenmu. (Hideyoshi Toyotomi)

Seorang yang batinnya memang pemberani akan menunjukkan loyalitas dan kasih sayang pada majikannya dan orang tua. Mereka juga mempunyai kesabaran, sikap toleran, serta menghargai apa saja. (Kode Bushido)

Seorang ksatria sejati tidak hanya selalu siap setiap saat untuk mati dan pantang mundur dalam pertempuran, tetapi juga menolak kesempatan apapun untuk bertahan hidup jika itu mengharuskan berpaling dari musuh. (Kode Samurai)
Pada puncak pengadilan korupsi politik, Jaksa penuntut umum menyerang saksi,

"Apakah benar," teriak dia, "bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?"

Saksi menatap keluar jendela seolah-olah dia tidak mendengar pertanyaan.

"Bukankah benar bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?" ulang pengacara.

Saksi masih tidak menanggapi.

Akhirnya, hakim berkata, "Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa."

"Oh, maaf," saksi terkejut sambil berkata kepada hakim, "Saya pikir dia tadi berbicara dengan Anda."

Sumber: ketawa.com
Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan.
Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.

Mahasiswa A: pak, maaf kami telat ikut ujian semester
mahasiswa B: iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkotnya meletus.
Mahasiswa C: iya kami kasihan sama supirnya. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru.
mahasiswa D: oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian susulan.

Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan. Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yg berbeda. “Ah, mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa. Ternyata ujiannya cuma ada 2 soal. Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama.

Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan dengan senyum senyum. Giliran membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran. Di soal kedua tertulis:

“Kemarin, ban angkot sebelah mana yang meletus?”