Tentang Keangkuhan


Ketika seorang sensei berbincang dengan kohainya di sebuah sudut jalan, seorang perempuan tua renta datang menghampirinya. “Tolong, jangan dekat-dekat jendelaku. Para pelanggan warungku merasa terganggu,” pinta nenek tua itu. 

Sang sensei pun meminta maaf dan pergi pindah ke trotoar di seberang jalan. Mereka pun meneruskan percakapan mereka dengan penuh semangat. 

Sejurus kemudian, seorang petugas polisi menghampiri keduanya dan menyuruh mereka pergi. “Tolong kalian pindah dari trotoar ini. Sebentar lagi menteri akan lewat sini,” ucap si polisi dengan gaya angkuhnya.

“Suruh saja dia lewat di seberang,” sahut sang Sensei tanpa mau beranjak dari tempat itu. Lalu, ia pun bekata pada kohainya. “Jangan lupa. Jangan pernah bersikap angkuh pada orang kecil. Dan jangan pernah merendah-rendah pada orang yang angkuh.” (Paulo Coelho-diterjemahkan Tanti Lesmana)

Sumber: kushinryu.wordpress.com

4 komentar:

  1. osu.
    good job..

    BalasHapus
  2. osh...
    kisah singkat tapi sarat makna....

    BalasHapus
  3. @ Rin6 Maret 2011 21.29 = terima kasih sudah berkunjung...

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.